Sunday, June 16, 2013

Thursday, June 13, 2013

..."LAWAN ARUS"....

   Pernah suatu ketika kita melihat
pengendara bermotor roda dua bahkan roda empat yang melaju dengan arah yang berlawan demi
melewati kemacetan yang mengu-lar dengan harapan cepat sampai di tujuan.Bisa saja harapan itu ter wujud namun bisa jadi akibat tin-dakannya tadi malah makin mem perparah keadaan.Alih-alih inginbebas dari macet malah justru mengunci laju pergerakan kenda- raan itu sendiri.Bila ini terjadi maka stresspun kian sempurna membelit hidup ini.Itulah LAWAN ARUS,boleh jadi akibat dari ulah itu terbebas dari masalah atau malah bikin runyam keadaan.Itu resiko yang memang harus diha-dapi selain tentunya resiko Pelang
garan berlalu-lintas yang juga mes
ti dipikirkan.
   Lawan Arus yang ingin dimaksud disini ada hubungannya dengan cerita di atas  paling tidak dari nilai segi motivasinya yaitu Terca painya tujuan dengan cara yang berbeda meski risiko tinggi menghadang.                                       Lawan Arus identik dengan PO- PULER.Ketika manusia ingin me raih kepopuleran ditengah persai- ngan yang tajam maka cara satu-satunya adalah dengan jalan melawan arus.Arus dimana berja lan normal lurus maka ia harus berjalan berlawanan entah itu di atas, di tengah atau di bawah da- ri arus itu sendiri dan pastinya ti-dak terbawa arus,syukur-syukur malah mampu membelah arus & menjadikan terbelah arah karena-nya.Itu hebat dan bisa.
   Populer dengan cara melawan arus tidaklah salah bila memiliki argumen & keyakinan yang kuat  akan pendapat ataupun tindakan yang diperbuat.Kadang kita menyak- sikan banyak opini yang bertebar an di tengah masyarakat akan sua tu hal.Opini itu akhirnya mengkris tal menjadi sebuah dalil yang di anggap absurd.Di sini lah Lawan arus mulai dimainkan dengan me mecah arus yang semula lurus menjadi terbelah tentunya mela-lui referensi logika sehat dan ar gumen kuat sehingga fakta dan data mampu dimentahkan bah-kan dijungkir-balikkan.Kebenaran tidak ada yang haqiqi selaras puladengan keyaqinan.Ibarat ke Roma banyak jalan menuju kesana.Ti- dak ada jalan yang salah yang ada mungkin jalan yang berliku,lurus atau menanjak dengan variasi waktu dan jarak tempuh berbeda.Wak-tu dan jarak bisa jadi memiliki ke istimewaan tersendiri.Begitu pula dengan kebenaran memiliki dimensi dan ruang tersendiri.Bila opini LAWAN ARUS tercipta maka kebenaran akan tercipta dengan sendirinya.Argumen yang di suguhkanpun harus mampu menarik minat berpikir dan mengusik daya nalar.Soal kebenaran serahkanlah kepada masyarakat.Biarkan mereka menilai dengan kemampuan yang dimiliki.
   LAWAN ARUS tidaklah membuat mati(kutu) dalam meraih kepopu- leran seandainya gagal dalammeraih simpati.Namun justru terbawa aruslah yang membuat jadi mati gaya serta mati rasa karena mati semua daya pikir yang dimiliki.
    Mereka yang meLAWAN ARUS biasanya memiliki kepribadian yang kuat, confidence dan Smart.
Jadi sekali lagi LAWAN ARUS atau TERBAWA ARUS,itu pilihannya.